Simply amazing way to keep Indonesia's ocean from plastic

Reducing plastic straw movement. Simply amazing way to keep Indonesia's ocean from plastic. No straw movement.  


“Baby turtle can live up to 5 days without food. Then the day sixth, they will start EATING EVERYTHING THAT FLOATING! So our plastic is MATTER”

“Tukik dapat bertahan hidup sampai dengan 5 hari tanpa makanan. Lalu setelah hari ke 6 mereka akan mulai MAKAN APAPUN YANG TERAPUNG! Jadi, sampah plastik kita bisa jadi sebuah MASALAH” 

Ouuch!!

Yang terjadi di laut adalah cerminan yang terjadi di darat. Begitu juga sebaliknya. Jadi pertimbangkan dampak yang akan terjadi di laut untuk apapun yang kita lakukan didarat.

Menyelamatkan laut gak cuma dengan cara beach clean up, underwater clean up, konservasi terumbu karang, atau apapun yang kita lakukan dilaut. Tapi membantu menyelamatkan laut bisa dengan cara mengurangi konsumsi plastik, ataupun melakukan seleksi terhadap barang-barang plastik dan cara kita hidup didarat. Mengganti plastik belanja dengan kantong belanja reusable adalah langkah kecil yang membawa perubahan besar. Tapi ternyata itu aja gak cukup.

No Straw Movement
No Straw Movement

So, saya mau berbagi langkah kecil yang saya lakukan untuk berpartisipasi dalam menyelamatkan tukik-tukik kita dilaut ;

1. Bamboo straw is an authentically modern. 

Sedotan plastik bak bahaya besar tak kasat mata. Sudah satu tahun belakangan saya mengurangi konsumsi sedotan plastik. Katanya, konsumsi sedotan plastik Indonesia salam setahun bisa mengelilingi dunia beberapa kali. WOW! Alternatifnya, sudah hampir 3 bulan ini sedotan bambu selalu ada di pouch dan tas gw. Selain mengurangi sampah sedotan, bentuk sedotan bambu ini elegan, instagram-able katanya.

2. The cuteness of tumbler and lunch box is timeless. 

Yang selalu ada di tas saya adalah Tumbler. Konsumsi air putih saya banyak, daripada beli terus, lebih baik bawa tumbler sendiri. Selain tumbler air minum, saya punya tumblr untuk kopi ataupun minuman cold/hot. So, saya gak akan merasa bersalah untuk tetap menikmati minuman favorite sekaligus menjaga lingkungan. Anyway, bawa tumbler sendiri bisa dapat potongan harga di merchants tertentu lho, jadi lebih irit kan. It’s a great green campaign.

3. Big size of toiletries.

Selain mengurangi sampah plastik, perlengkapan mandi seperti shampoo, sabun(cair), pasta gigi dan sebagainya akan lebih hemat dalam ukuran besar. Karena daily use dan cocok sama produknya, saya biasanya langsung beli ukuran besar kalau udah cocok sama produknya. Gak pikir panjang karena harga lebih hemat dan kontribusi plastiknya berkurang. Nah, baru sadar ya kalau packaging peralatan mandi kita mostly terbuat dari bahan plastik. Besar buat saya biasanya mulai dari 200ml - 600ml. Cari yang paling besar dan affordable.
Big size toiletries
Big size toiletries

4. Found a drop box spot. 

Salah satu campaign perusahaan skin care terkenal adalah “bring your empty bottle”. Jadi setiap botol kosong yang kita kembalikan akan menjadi poin yang masuk kedalam member-card. Lalu poin tersebut bisa di tukarkan dengan produk atau potongan harga di jumlah point tertentu. It’s a great green campaign. Selain itu, disekitar kita banyak banget para pengumpul botol bekas. Tanpa disadari mereka jadi salah satu solusi untuk sampah plastik kita, lho. Karena botol plastik bekas yang mereka kumpulkan gak cuma membantu mereka secara "economically" tapi juga "environmentally".


Nah, ternyata mengurangi sampah plasti gak Cuma dari “Say no to plastic bag” atau “Stop Sucking”. Tapi juga mengurangi penggunanaan barang dengan bahan plastik. Bukannya pesimis dengan caption “Indonesia Tanpa Sampah Plastik”. Tapi saya lebih opstimis pada mind-set yang diterapkan untuk pola hidup ramah lingkungan.


So, udah ngapain aja hari ini?
Share on Google Plus

Tentang Widya Hapsari

@sobatkolong warrior | OPEN WATER-ISO |Meter Diatas Permukaan Laut | MOCCAREO | DREAMER.

0 comments :

Post a Comment